Senin, 22 Februari 2016

SOAL UJIAN SEKOLAH TEKNOLOGI PENGOLAHAN HASIL PERIKANAN (Mengidentifikasi Komoditas Hasil Perikanan)

1.) Rumput laut yang mempunyai nilai ekonomis tinggi di Indonesia

A. Eucheuma, Sargasum, Hypnea, Penaeus, Gelidium
B. Sargasum, Hypnea, Penaeus, Gelidium, Gracilaria.
C. Hypnea, Penaeus, Gelidium, Gracilaria, Euchema.
D. Eucheuma, Gracilaria, Hypnea, Gelidium, Sargasum.

2.) Dari jenis-jenis rumput laut tersebut yang sudah bisa dibudidayakan adalah :

A. Eucheuna dan Sargasum
B. Sargasum dan Gelidium
C. Gelidium dan Hupnea
D. Gracilaria dan Eucheuma

3. Rumput Laut tergabung tanaman yang berderajat rendah, artinya :

A. Tanaman yang pendek.
B. Tanaman yang tumbuh di dasar laut.
C. Tanaman yang tidak bisa dibedakan mana akar, batang dan daun.
D. Tanaman yang dimakan oleh masyarakat umum.

4.) Secara Taksonomi rumput laut dikelompokkan menjadi 4 kelas :

A. Chlorophyceae, Cyanophyceae, Carrageephyceae, Rhodophyceae
B. Chlorophyceae, Cyanophyceae, Rhodophyceae, Phaeophyceae
C. Cyanophyceae, Rhodophyceae, Phaeophyceae, Carrageephyceae
D. Rhodophyceae, Carregeephyceae, Clorophyceae, Chlorophyceae

5.) 1. Memproduksi bahan makanan yang mengandung protein tinggi
2. Membuka lapangan pekerjaan
3. Meningkatkan pendapatan dan penerimaan devisa
4. Pemanfaatan lahan.
5. Menyelamatkan sumber daya ikan asli

Peranan Budidaya perairan secara umum adalah ….

A. 1, 2, 3.
B. 1, 3, 5.
C. 2, 4, 5.
D. Benar semua.

6.) Dalam bidang pertanian rumput laut banyak digunakan sebagai……

A. Pupuk
B. Makanan ternak
C. Media kultur bakteri
D. Pengemulsi

7.) Sejak zaman kekaisaran Shen Nung sekitar tahun 2700 SM, rumput laut telah dimanfaatkan sebagai ……….

A. Pupuk
B. Makanan ternak
C. Obat-obatan
D. Karaginan

8.) 1. Suhu 5. Kecerahan 8. Benthos
2. Salinitas 6. Arus 9. Plankton
3. Kadar oksigen terlarut 7. pH
4. Amoniak 8. Nitrat, nitrit

Yang termasuk parameter Fisika air adalah nomor…….

A. 1, 3, 8
B. 1, 5, 6
C. 2, 4, 9
D. 2, 7, 8

9.) Alat untuk mengukur kecerahan air adalah ……..

A. Termometer
B. Refraktometer
C. Salino meter
D. Sechi disk

10.) Kecerahan air sangat diperlukan untuk pertumbuhan rumput terutama untuk jenis Eucheuma sp karena berhubungan dengan proses……

A. Difusi
B. Sekresi
C. Fotosintesis
D. Fragmentasi

11.) Salinitas atau kadar garam suatu perairan sangat menentukan pertumbuhan alga coklat dalam pertumbuhannya. Salinitas yang optimum untuk pertumbuhannya adalah….

A. 10 - 15 ppt
B. 15 - 20 ppt
C. 25 – 30 ppt
D. 30 - 35 ppt

12.) Arus juga sangat penting keberadaannya sebagai factor ekologis yang membawa nutrisi untuk perkembangan rumput laut. Dalam budidaya alga hijau kecepatan arus yang optimum adalah ….

A. 20 - 40 m/dtk
B. 40 - 60 m/dtk
C. 60 - 80 m/dtk
D. 80 - 100 m/dtk

13.) Berikut ini adalah langkah-langkah pembuatan rakit untuk budidaya rumput laut dengan metode apung/rakit.

1. Potong bambu sesuai dengan ukuran yang telah ditetapkan.
2. Ikat tali bentangan pada rakit yang telah dibuat.
3. Hubungkan tali bentang dari ke dua sisi rakit.
4. Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan.
5. Hubungkan potongan bambu hingga membentuk segi empat.
6. Setiap sudut dipasang menyiku dari ujung bambo agar konstruksi rakit tidak berubah.
7. Buat batas tali bentang dengan jaral 20 -25 cm sebagai tempat mengikat titik rumpun rumput Laut.
8. Berikan pemberat agar konstruksirakit tidak hanyut pada saat arus kencang.

Urutan yang benar dalam membuat rakit adalah …..

A. 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8
B. 4, 1, 5, 6, 7, 3, 2, 8
C. 4, 1, 5, 7, 3, 6, 2, 8
D. 4, 3, 2, 1, 5, 6, 7, 8

14.) Ukuran tali yang digunakan pada metode longline berdasarkan fungsinya yaitu ….

A. Tali plastik diameter 9 – 10 mm (sebagai tali utama dan tali jangkar), tali plastik diameter 4 mm (sebagai tali ris tempat mengikat bibit rumput laut), dan tali raffia (sebagai tali pengikat rumput laut)
B. Tali plastik diameter 12 – 16 mm (sebagai tali utama dan tali jangkar), tali plastic diameter 6 mm (sebagai tali ris tempat mengikat bibit rumput laut), dan tali raffia (sebagai tali pengikat rumput laut).
C. Tali plastik diameter 17 – 18 mm (sebagai tali utama dan tali jangkar), tali plastik diameter 8 mm (sebagai tali ris tempat mengikat bibit rumput laut), dan tali raffia (sebagai tali pengikat rumput laut).
D. Tali plastic diameter 18 – 20 mm (sebagai tali utama dan tali jangkar), tali plastic diameter 10 mm (sebagai tali ris tempat mengikat bibit tumput laut), dan tali raffia (sebagao tali pengikat rumput laut).

15.) Berikut ini langkah-langkah yang dilakukan dalam persiapan lahan budidaya rumput laut di tambak.

1. Pengeringan tambak.
2. Pemasukan air.
3. Perbaikan pematang.
4. Pemupukan
5. Pengapuran
6. Pemilihan bibit.

Urutan yang benar dalam persiapan lahan budidaya rumput laut di tambak yaitu ….

A. 1, 2, 3, 4, 5, 6.
B. 1, 3, 5, 2, 4, 6.
C. 1, 4, 3, 5, 6, 2
D. 1, 5, 6, 2, 4, 3

16.) 1. Lokasi dekat dengan sumber air tawar dan air laut.
2. Mudah dijangkau transportasi darat dan laut.
3. Memiliki arus dengan kecepatan 20 – 40 m/dtk
4. Suhu 30 – 40 derajat Celcius.
5. Salinitas 10 – 15 ppt
6. pH = 4 – 6
7. Kejernihan kurang lebih 2 – 5 m

Dari data di atas yang bias dijadikan lokasi budidaya rumput laut adalah …..

A. 2, 3, 4
B. 2, 3, 7
C. 4, 5, 6
D. 6, 7, 1

17.) Selain faktor-faktor ekologis yang dijadikan rujukan untuk keberhasilan budidaya rumput laut, factor lain yang juga menentukan adalah….

A. Kemudahan (aksesibilitas)
B. Sosial dan resiko (masalah keamanan)
C. Konflik kepentingan (pariwisata, perhubungan dan taman laut nasional)
D. A, B dan C benar semua

18.) 1. Umur = 25 – 35 hari
2. Warna hijau
3. Adanya bercak putih pada bibit
4. Thallus lengkap
5. Lentur, kenyal dan tidak mudah patah
6. Sumber dari perairan lain.

Ciri-ciri bibit tumput laut yang baik adalah nomor ….

A. 1, 2, 3
B. 1, 3, 5
C. 1, 4, 5
D. 2, 4, 6

19.) Metode pembibitan dengan cara memotong bagian rumput laut yang muda adalah metode dengan cara ….

A. Spora
B. Kejutan suhu
C. Fragmentasi
D. Salinitasi

20.) Di suatu daerah x, memiliki karakteristik perairanyang memiliki potensi untuk budidaya rumput laut. Sebagai masyarakat budaya yang ditumbuhkan adalah ……

A. Tidak melakukan kegiatan apa pun yang merusak perairan.
B. Meminta kepada pemerintah untuk pelestarian perairan.
C. Mendukung pemanfaat lahan karena memiliki potensi untuk dikembangkan
D. mendukung tanpa melakukan usaha pemanfaat lahan.

21.) Yang termasuk kegiatan pemeliharaan harian dari kegiatan budidaya rumput laut metode longline adalah …..

A. mengukur pertumbuhan rumput laut.
B. membersihkan tanaman dari lumpur yang menempel.
C. memindahkan lokasi penanaman.
D. mengikat bibit rumput laut

22.) Penanganan jenis penyakit rumput laut yang ditandai timbulnya bintik bercak-bercak merah pada sebagian thalus yang lama-kelamaan menjadi kuning pucat dan akhirnya berangsur-angsur menjadi putih, rapuh dan mudah putus adalah ……

A. menggunakan bibit baru sebagai pengganti bibit yang rusak.
B. Pemilihan lokasi budidaya yang memenuhi persyaratan optimum bagi pertumbuhan rumput laut.
C. Peneapan teknik budidaya yang disesuaikan dengan lingkungan perairan.
D. memperhatikan musim dalam kaitannya dengan teknik budidaya yang hendak diterapkan.

23.) Ikan Baronang (Sigamus spp), Penyu Hijau (Chelomia midas), Bulu babi (Diadema spp), Teripang (Holothuria sp), dan Bintang Laut (Protoneastes), bagi rumput laut termasuk golongan …..

A. Hama
B. Penyakit
C. Kompetitor
D. A, B dan C benar semua

24.) 1. Umur = 45 – 50 hari
2. Umur = 20 – 30 hari
3. Sehat/tidak cacat
4. Kemurnian minimal 97%
5. Kadar air 40 – 60%
6. Warna cerah, elastis dan rimbun

Ciri-ciri rumput laut yang siap panen yaitu nomor ……

A. 1, 2, 3
B. 1, 3, 6
C. 2, 4, 5
D. 3, 4, 5

25.) Metode panen yang biasa dilakukan pada budidaya rumput rumput laut adalah …..

A. Panen Parsial
B. Panen Total
C. A dan B salah semua
D. A dan B benar semua

26.) 1. Packing (rumput laut kering dimasukkan dalam karung)
2. Penjemuran pengeringan rumput laut.
3. Membersihkan rumput laut dari kotoran, pasir, batu-batuan, dan kotoran lainnya.
4. Memanen rumput laut.
5. Siap untuk dijual

Urutan yang benar dalam penanganan rumput laut adalah ……

A. 1, 2, 3, 4, 5
B. 4, 2, 3, 1, 5
C. 4, 3, 1, 2, 5
D. 2, 4, 3, 1, 5

27.) Diketahui dalam kegiatan budidaya rumput laut Eucheuma di perairan , menggunakan tali bentang/ris sebanyak 50 bentangan dengan panjang 1 tali = 15 meter. Jarak tanam yang dilakukan adalah 15 cm. Setelah dipelihara 1,5 bulan berapakah berat akhir bibit jika berat awal bibit = 100 gr/rumpun. Dan diasumsikan pertumbuhan harian = 4 %?

A. 500 kg
B. 675 kg
C. 800 kg
D. 900 kg

28.) Pak Syamsuddin menjemur rumput laut Eucheuma hasil panennya selama 3 hari. Berat total rumput laut basah hasil panen sebanyak 500 kg. Berapa uang yang didapatkan Pak Syamsuddin dari hasil penjualan rumput keringnya, jika harga per kilogram rumput laut keringnya Rp. 15.000,00. Dan penyusutannya rumput laut basah hingga menjadi 12,5 %?

A. Rp. 850.000,00
B. Rp. 937.500,00
C. Rp. 1.057.500,00
D. Rp. 750.000,00

29.) Untuk hasil olahan dalam bentuk manisan dan jelly rumput laut, kemasan yang cocok adalah yang terbuat dari …..

A. Kaleng
B. Botol
C. Plastik
D. Kertas

30.) 1. Perendaman dengan tawas/kapur sirih
2. Buat larutan gula (Gula Pasir 1 : 1) kemudian tambah Asam sitrat, Natrium benzoate, Pasta/pewarna-essence.
3. Perendaman selama 2 – 3 hari
4. Eucheuma cottoni, kering dicuci
5. Dibiarkan dingin dan pengemasan
6. Pencucian dan pengirisan, dipotong-potong 3-4 cm
7. Minuman rumput laut siap saji.

Untuk pengolahan rumput laut bentuk cair adalah ………

A. 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7
B. 4, 3, 1, 6, 2, 5, 7
C. 4, 3, 2, 1, 5, 6, 7
D. 4, 5, 3, 1, 2, 6, 7

31.) Hasil olahan rumput laut dalam bentuk bubuk, dapat diperoleh dari proses ….

A. dekomposisi rumput laut
B. Pengeringan
C. Pemasakan
D. Alkali treated carrageenan

32.) Perusahaan wajib menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), karena menurut Prasetyo (2009) kecelakaan kerja dapat dihindari dengan menerapkan K3 sebagai instrument yang akan memproteksi ….

A. Pekerja
B. Perusahaan dan lingkungan hidup
C. Masyarakat sekitar
D. A, B dan C benar semua

33.) 1. Agar setiap pekerja merasa aman dan terlindungi selama bekerja.
2. Agar setiap pekerja bisa bebas sesuai kehendaknya dalam melakukan pekerjaannya.
3. Agar perusahaan mendapatkan keuntungan yang besar tanpa harus mengeluarkan biaya untuk penerapan K3.
4. Agar terhindar dri gangguan kesehatan yang disebabkan oleh lingkungan atau kondisi kerja.
5. Agar meningkatkan kegairahan, keserasian dan partisipasi kerja.

Yang termasuk tujuan dari penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (3) yaitu nomor ….

A. 1, 2, 3
B. 1, 3, 5
C. 1, 3, 4
D. 1, 4, 5

34.) Di bawah ini merupakan alat-alat untuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja, kecuali :

A. Baju Pelampung
B. Helm Proyek
C. Sepatu Olah raga
D. Kacamata Las

35.) Hubungan saling mempengaruhi antara makhluk hdup dan lingkungannya membentuk suatu system disebut …..

A. Ekologi
B. Rantai Makanan
C. Mutualisme
D. Ekosistem

36.) Rantai makanan adalah perpindahan materi dan energy dari makhluk hidup satu ke makhlud hidup lainnya melalui proses makan dimakan dengan urutan tertentu. Dalam kenyataannya proses ini tidak sederhana seperti yang digambarkan. Ada kepentingan bersama dari tingkatan tertentu untuk memakan tingkatan di bawahnya, sehingga kadang pihak tertentu ingin menguasai sepenuhnya. Kondisi ini mengakibatkan adanya proses ….

A. Jaringan makanan
B. Kompetisi
C. Ekosistem
D. Parasit

37.) Budidaya Rumput laut grascilaria di tambak dengan metode poly culture digabung dengan budidaya udang windu. Dengan luas tambak 0,5 ha, bibit rumput laut yang ditebar sebanyak 2 ton. Benur udang windu ditebar dengan penebaran 1 ekor per 2 meter. Setelah 3 bulan udang windu dipanen total. SR udang yang didapat sebesar 75 %. Berapa ekor jumlah penebaran bibit udang dan berapa ekor udang yang mati ketika di panen?

A. 5.000 ekor dan 625 ekor
B. 2.500 ekor dan 1.000 ekor
C. 2.500 ekor dan 625 ekor
D. 5.000 ekor dan 1.000 ekor

38.) Jika size udang yang didapat ketika panen yaitu size 25 dari soal di atas, berapa ton hasil panen dari budidaya udang?

A. 0,075 ton
B. 0,750 ton
C. 7,500 ton
D. A, B dan C salah semua

39.) Di bawah ini kelebihan dan kekurangan antara budidaya rumput laut metode rakit dan metode longline, kecuali :

A. Metode rakit lebih susah dibuat dan dipasang dibandingkan dengan metode longline
B. Investasi peralatan untuk metode longline dipergunakan relatif lebih lama dibandingkan metode rakit.
C. Produktifitas metode rakit lebih baik dibandingkan dengan metode longline.
D. Satu unit tempat budidaya rumput laut dengan metode rakit relatif lebih kecil dibandingkan dengan metode longline.

40.) Untuk melihat kondisi keuangan perusahaan kita bisa melihat dari ........

A. Jumlah karyawannya dan Neraca perusahaan
B. Besarnya kantor perusahaan dan Laporan R/L
C. Banyaknya kantor cabang perusahaan dan Laporan R/L
D. Laporan R/L dan Neraca perusahaan

41.) 1. Mengenali Pelanggan
2. Menetapkan harga jual di atas harga pasar
3. Melakukan promosi
4. Kemasan produk yang tidak menarik
5. Memilih lokasi yang strategis
6. Menggunakan internet marketing
7. Menjalin hubungan baik dengan konsumen.

Yang termasuk ke dalam strategi pemasaran yaitu nomor ….

A. 1, 2, 3, 4, 5
B. 1, 2, 3, 6, 7
C. 1, 3, 4, 5, 7
D. 1, 3, 5, 6, 7

42.) Untuk mendapatkan keuntungan dari produk yang kita hasilkan dalam penetapan harga jual , kita harus mengetahui dulu ……..

A. BEP
B. Bunga Bank
C. Modal usaha
D. Jumlah karyawan

43.) Harga kesepakatan antara pembeli dan penjual yang terbentuk dari hasil tawar menawar disebut dengan

A. Harga Jual
B. Harga Discount
C. Harga Pasar
D. Harga promosi

44.) Kualitas Rumput laut yang diolah menjadi SRC chip dan tepung dapat diketahui dengan cara ….

A. Tes organoleptik dan Tes sweeling
B. Tes jelly dan hitungan Rendeman
C. Tes organoleptik dan Tes Jelly
D. Tes organoleptik dan hitungan Rendemen

45.) Untuk keselamatan kerja terutama yang berhubungan dengan bahan-bahan yang tidak umum dipergunakan aturan yang melindungi/menjaga bahan-bahan berbahaya tersebut. Cara sederhana untuk menginformasikan hal tersebut adalah dengan cara ….

A. Pemberitahuan melalui alat pengeras suara (sound system)
B. Pelabelan bahan-bahan berbahaya dengan symbol berbahaya
C. Disimpan di sembarangan tempat
D. A, B dan C semua salah

46.) Diketahui :

I. Modal Sarana Budidaya
Lokasi 100 m2 Rp. 5.000.000
Bibit Rumput Laut Rp. 1.500.000
Patok Kayu Rp. 1.000.000

II. Biaya Operasional
Upah tenaga kerja 2 orang Rp. 1.000.000
Pelampung Rp. 500.000
Transportasi Rp. 1.000.000

III. Harga rumput laut kering = Rp. 10.000/kg
IV. Total produksi/periode = 5.000 kg

BEP dalam satuan harga adalah …….

A. Rp. 2.000/kg
B. Rp. 2.500/kg
C. Rp. 3.000/kg
D. Rp. 4.000/kg

47.) Rumput laut atau produk olahannya dapat dimanfaatkan pada berbagai industry selain industry pangan (makanan dan minuman), seperti …..

A. Farmasi, kosmetik dan bioteknologi
B. Makanan ternak, keramik, cat, tekstil dan kertas
C. A dan B salah semua.
D. A dan B benar semua

48.) Sulawesi selatan termasuk salah satu daerah penghasil rumput laut terbesar di Indonesia baik yang dibudiayakan maupun yang dari alam. Daerah-daerah yang dikenal menghasilkan rumput laut di Sulawesi selatan adalah ………….

A. Bulukumba, takalar, jeneponto, pinrang, bau-bau
B. Bulukumba, takalar, polman, pinrang, tana toraja
C. Bulukumba, Barru, Pinrang, Maluku, jeneponto
D. Jeneponto, Takalar, Barru, Pinrang, Palopo

49.) Pak Kotoni, menebar rumput laut Gracilaria di Tambaknya. Tidak berapa lama di Tambaknya tersebut ditebar juga ikan Bandeng sebanyak 500 ekor. Selama pemeliharaan dalam setahun Pak kotoni, panen rumput laut 4 kali dengan hasil rumput laut kering 0,5 ton setiap kali panen. Harga rumput laut kering Rp. 7.000 per kilogramnya. Sedangkan ikan Bandengnya dipanen total 1 kali panen. Ikan Bandeng yang dijual sebanyak 400 ekor, dengan harga per ekor Rp. 8.000. Berapa uang yang didapat Pak Kotoni dalam setahun dari hasil tambaknya?

A. Rp. 15.500.000
B. Rp. 17.200.000
C. Rp. 16.300.000
D. Rp. 17.000.000

50.) Jalur tataniaga rumput laut kering kering yang benar adalah …….

A. Pembudidaya rumput laut ------ kolektor kecil --------pabrik pengolahan------kolektor besar
B. Pembudidaya rumput laut-------kolektor besar-------kolektor kecil------pabrik pengolahan
C. Pembudidaya rumput laut-------kolektor kecil--------kolektor besar---------pabrik pengolahan
D. Pembudidaya rumput laut-------pabrik pengolahan--------kolektor kecil-----kolektor besar



SOAL-SOAL LAINNYA

1. Rumput laut tergolong ke dalam divisi…
A. Thallophyta
B. Rhodophyta
C. Paeophyta
D. Chlorophyta

2. Bagian-bagian rumput laut adalah…
A. akar, batang, dan daun
B. akar, holdfast, dan air blader
C. holdfast, air blader dan stipe
D. stipe, holdfast dan batang

3. Sifat substansi thallus rumput laut bermacam-macam antara lain...
A. Gelatinous, calcareous, spongeous
B. Calcareous, cartilogenous, laminarous
C. Laminarous, spongeous, calcareous
D. Cartilogenous, gelatinous, laminarous

4. Dibawah ini bentuk thallus pinnate alternate adalah...
A
B
C
D

5. Berikut ini adalah sifat umum alga merah (rhodophyta), kecuali…
A. Dalam reproduksinya tidak mempunyai stadia gamet berbulu cambuk
B. Reproduksi secara aseksual saja
C. Mengandung pigmen fotosintetik berupa xantofil, karoten, dan fikobilin terutama r-fikoeritrin (berwarna merah), klorofil a dan d 44 dan fikosianin (berwarna biru)
D. Dalam dinding selnya terdapat selulosa, agar, karaginan, porpiran dan fulselaran.

6. Jenis rumput laut merah yang telah banyak dibudidayakan oleh petani rumput laut karena memiliki nilai ekonomis tinggi adalah…
A. Gracilaria gigas
B. Sargassum binderi
C. Turbinaria conoides
D. Caulerpa racemosa

7. Pigment fotosintetik, klorofil a dan b, carotene, xantofil dan lutein adalah pigmen warna yang dimiliki oleh alga jenis…
A. Rhodophyceae
B. Cyanophyceae
C. Chlorophyceae
D. Phaeophyceae

8. Jenis alga hijau dibawah ini yang memiliki thallus calcareous adalah...
A. Ulva reticulata
B. Caulerpa sertularoides
C. Halimeda sp
D. Codium decorticatum

9. Jenis rumput laut penghasil karaginan yang telah banyak dibudidayakan di Indonesia adalah…
A. Eucheuma cottonii
B. Gracillaria sp
C. Gellidiela sp
D. Sargassum sp

10. Di Indonesia sumber alginate terbesar diperoleh dari rumput laut jenis…
A. Sargassum dan Laminaria digitata 45
B. Laminaria digitata dan Turbinaria
C. Macrocystis pyrifera dan Sargassum
D. Sargassum dan Turbinaria

SOAL-SOAL LAINNYA

1. Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan lokasi untuk penanaman rumput laut adalah…
A. Faktor lokasi
B. Faktor kondisi bibit
C. Fator ekologis
D. Faktor psikologis

2. Persyaratan lokas secara ekologis yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan lokasi, antara lain…
A. Keterlindungan, topografi dan keamanan
B. Sumber air tawar, pencemaran dan elevasi lahan
C. Ketersediaan bibit, kondisi dasar perairan dan sarana prasarana
D. Gerakan air, kedalaman perairan dan suhu perairan

3. Pasang surut perlu diperhatikan pada penanaman rumput laut, alasan yang paling tepat dibawah ini adalah…
A. Pasang surut berpengaruh terhadap pengisian dan pengosongan air pada budidaya rumput laut yang dilakukan di tambak
B. Pasang surut berpengaruh terhadap pergerakan air yang membawa oksigen terlarut yang dibutuhkan rumput laut
C. Pasang surut berpengaruh terhadap konstruksi tanam yang digunakan untuk penanaman rumput laut
D. Pasang surut berpengaruh terhadap suplai nutrien yag dibutuhkan rumput laut

4. Faktor ekologis yang paling penting untuk diperhatikan dalam pemilihan metode penanaman rumput laut adalah…
A. Pasang surut
B. Salinitas
C. Kedalaman
D. Suhu

5. Nutrient dibutuhkan dalam jumlah sedikit oleh rumput laut, namun sangat berperan penting. Kadar phosphat dalam perairan juga dapat mencerminkan kondisi perairan, terutama…
A. Tingkat kecerahan
B. Tingkat kekeruhan
C. Tingkat kesuburan
D. Tingkat pencemaran

6. Metode skoring merupakan salah satu metode penilaian yang dapat digunakan untuk menilai kelayakan suatu lokasi budidaya dengan mempertimbangkan beberapa variabel, yang termasuk variabel primer dalam penilaian adalah…
A. Padatan tersuspensi, suhu dan salinitas
B. Kandungan nutrien, kecepatan arus dan kedalaman
C. Kepadatan fitoplankton, klorofil-a dan material dasar perairan
D. Material dasar perairan kecepatan arus dan padatan tersuspensi

7. Nilai kecepatan arus yang paling baik untuk penanaman rumput laut ditambak adalah…
A. 10 – 20 cm/detik
B. 20 – 30 cm/detik
C. 30 – 40 m/detik
D. > 40 cm/detik

8. Penginderaan jauh adalah ilmu untuk memperoleh, mengolah dan menginterpretasi citra yang telah direkam yang berasal dari interaksi antara gelombang elektromagnetik dengan suatu objek, pernyataan tersebut adalah definisi dari penginderaan jauh menurut…
A. Lillesand dan Kiefer
B. Colwell
C. Curran
D. Sabins

9. Metode penanaman rumput laut yang dapat digunakan untuk penanaman di laut dan tambak adalah, kecuali…
A. Metode dasar perairan (bottom method)
B. Metode lepas dasar (off bottom method)
C. Metode apung (floating method)
D. Metode jaring (spider web method)

10. Bagian tambak yang digunakan untuk melakukan penanaman rumput laut adalah…
A. Saluran tambak
B. Pintu tambak
C. Pematang tambak
D. Petakan tambak



SOAL-SOAL LAINNYA

1. Penanaman rumput laut yang dilakukan di laut dengan metode sebar membutuhkan sarana dan parasarana dibawah ini…
A. tali nilon, patok, pelampung dan rakit
B. bibit, batu/karang, gunting dan perahu
C. tali rafia, patok, gunting dan pelampung
D. batu/karang, tali rafia, gunting dan bibit

2. Penggunaan benang nilon dapat digantikan dengan tali rafia, jelaskan fungsi dari tali rafia pada penanaman rumput laut…
A. sebagai tali jangkar
B. sebagai pengikat jangkar
C. sebagai pengikat pelampung
D. sebagai pengikat rumput laut

3. Pembuatan kantong pada penanaman rumput laut dengan metode kantong dapat dibuat sendiri dengan menggunakan…
A. tali rafia
B. tali nilon
C. tali PE 8
D. tali PE 10

4. Pada metode apung baik model longline, rakit atau kantong memerlukan sarana yang berfungsi untuk menjaga konstruksi agar tidak terbawa arus, sarana tersebut adalah…
A. jangkar/pemberat
B. pelampung
C. tali ris
D. patok

5. Persiapan sarana dan prasarana penanaman rumput laut yang dilakukan ditambak antara lain…
A. pengeringan tambak, pengolahan dasar tambak dan pemupukan
B. pengolahan dasar tambak, pengapuran dan pemasangan aerasi
C. pengeringan tambak, pemupukan dan pemasangan aerasi
D. pengolahan dasar tambak, pengapuran dan pengosongan lahan

6. Tujuan dari dilaksanakan pengeringan tambak adalah, kecuali…
A. mengurangi senyawa – senyawa asam sulfide dan senyawa beracun yang terjadi selama tambak terendam air
B. memungkinkan terjadinya pertukaran udara dalam tambak sehingga proses mineralisasi bahan organik yang diperlukan untuk pertumbuhan pakan alami
C. membasmi hama penyakit dan benih- benih ikan liar yang bersifat predator ataupun competitor
D. menetralisir kadar keasaman dasar tambak
7. Pemupukan tambak dapat dilakukan sebanyak 1 atau 2 kali tergantung kondisi perairan, alasan dilakukannya pemupukan ke-2 atau pemupukan susulan adalah…
A. rumput laut terlalu subur
B. perairan berwarna hijau
C. rumput laut terlihat segar
D. rumput laut nampak layu dan menguning

8. Pemilihan bibit rumput laut harus sesuai dengan criterianya, bibit yang baik memiliki ciri-ciri sebagai berikut…
A. bibit dari tunas tua, elastic dan banyak cabangnya
B. bibit elastis, muda dan lurus
C. bibit bebas dari kotoran dan berumur 10 hari
D. bibit berumur 25 – 35 hari dan berwarna pudar

9. Pengikatan bibit rumput laut tidak boleh dilakukan terlalu padat hal ini disebabakan karena…
A. dapat menghalangi penetrasi cahaya
B. terlalu berat tali risnya
C. menarik hama untuk mendekati
D. nilai ekonomisnya terlalu rendah

10. Penanaman bibit rumput laut sebaiknya dilakukan pada…
A. dini hari
B. pagi hari
C. siang hari
D. malam hari




SOAL-SOAL LAINNYA

1. Hasil pembelahan sel-sel jarunan meristem primer adalah defisnisi dari…
a. Pertumbuhan primer
b. Pertumbuhan sekunder
c. Pertumbuhan inti
d. Pertumbuhan selular

2. Pertumbuhan rumput laut teruadi karena adanya proses…
a. Respirasi dan fotosintesis
b. Fotosintesis dan osmoregulasi
c. Respirasi dan osmoregulasi
d. Fotosintesis dan sirkulasi

3. Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan antara lain…
a. Jenis, galur dan lingkungan
b. Lingkungan, pengelolaan dan koperasi
c. Koperasi, bagian thalus dan umur bibit
d. Umur bibit, lingkungan dan pangsa pasar

4. Tambalang, sacol, maumere dan gadis bali merupakan strain dari jenis…
a. Euchema denticulatum
b. Kappaphycus alvarezii
c. Gracilaria sp.
d. Kappaphycus striatum

5. Hormon yang sangat berparan dalam pertumbuhan thallus rumput laut adalah…
a. Giberelin, auxin dan kinin
b. Giberalin, kinin dan tryptophan
c. Tryptophan, auksin dan amilase
d. Amilase, tryptophan dan auxin

6. Senyawa-senyawa sintetik yang mempunyai pengaruh fisiologis yang serupa dengan hormon tanaman disebut juga…
a. Fitohormon
b. Zat pengatur tumbuh
c. Fikokoloid
d. Inhibitor

7. Pengaruh pergerakan air terhadap pertumbuhan rumput laut adalah untuk, kecuali…
a. Mensuplai nutrien
b. Membersihkan kotoran yang yang menempel
c. Melangsungkan pertukaran CO2 dan O2
d. Mensuplai kadar garam

8. Pasang surut sangat bermanfaat untuk budidaya rumput laut yang dilakukan ditambak, khususnya dalam hal…
a. Mengatur air masuk dan keluar area tambak
b. Membawa karbondioksida yang baru
c. Mengurangi tingkat kekeruhan air
d. Meningkatkan tingkat penetrasi cahaya

9. Nutrisi yang dibutuhkan rumput laut sangat beraneka ragam, makro nutrien yang dibutuhkan untuk pertumbuhan, antara lain…
a. Sulfat, nitrogen dan mangan
b. Nitrogen, seng, dan fosfor
c. Natrium, seng dan klorin
d. Nitrogen, fosfor dan sulfat

10. Nutrien yang berperan dalam pembentukan membran sel dan dinding sel adalah…
a. Potasium
b. Magnesium
c. Kalsium
d. Sulfat

Sabtu, 22 Januari 2011

Anggur Kedungdowo

kedungdowo merupakan salah satu desa yang berada di wilayah kecamatan arjasa kabupaten situbondo. desa ini merupakan desa terkecil diantara semua desa yang ada di wilayah arjasa. meskipun merupakan desa terkecil, akan tetapi desa ini mampu menghasilkan hasil-hasil pertanian jauh lebih banyak dari desa-desa yang lain.hal  ini tidak terlepas dari kondisi geografis desa kedungdowo yang sebagian besar merupakan dataran rendah dan didukung dengan sistem pengairan yang teratur sehingga sepanjang tahun para petani dapat melakukan panen hasil sawahnya.
selain hasil sawah yang berupa palawija, di desa ini juga dihasilkan berbagai macam buah seperti mangga, semangka, melon, dan yang akhir-akhir ini dikembangkan di desa ini ialah penanaman pohon anggur. sebenarnya jauh sebelumnya di desa ini sudah ada beberapa petani yang mencoba membudidayakan tanaman anggur, akan tetapi karena kurangnya pengalaman dan ilmu maka usaha ini pun kolaps. akan tetapi saat ini budi daya anggur mulai menarik perhatian masyarakat desa kedungdowo kembali. hal ini tidak terlepas dari campur tangan seorang ustad yang ada di desa ini.
pada awalnya ustad ini hanya iseng menanam anggur di halaman rumahnya untuk sekedar peneduh saja, akan tetapi seiring bejalannya waktu maka pohon anggur ini mulai berbuah dan nampak sangat menarik. hingga akhirnya dia memutuskan untuk menanam beberapa pohon anggur lagi di sekitar pekarangan rumahnya. dan hampir setiap tahun pohon anggur ini menghsilkan buah yang amat manis.
melihat hal ini mulailah banyak tetangga yang tertarik untuk menanam anggur di pekaranga rumahnya. dan hal ini semakin membuat masyarakat bersemangat berkat datangnya petugas pertanian yang getol datang setiap minggu ke desa ini umtuk memberikan pelatihan tentang tatacara bertanam anggur.


Senin, 22 November 2010

rasa keberadaan di mata



Suatu hari pernah salah satu sahabatku mengutarakan apa yang dia rasakan tentang perubahan sikap orang yang ia sayangi. Ia berkata “boy aq rasa akhir-akhir ini sikap si pujaan hati mulai berubah......”. lalu aku bertanya mengapa dia menarik kesimpulan seperti itu. Dan ia pun bercerita panjang lebar tentang apa yang dia rasakan yang intinya adalah si temanku ini merasa dianggap tidak ada oleh si pujaan hati.
Mengapa aku bisa berkata bahwa keberadaannya tak dianggap oleh si pujaan hati, aku ambil dari semua ceritanya. Pertama si pujaan hati ini tidak pernah memperhatikannya saat mereka berkumpul bersama teman-temannya. Dia hanya sibuk bercengkrama dengan teman yang lain, jangankan untuk ngobrol, untuk melihat si temanku saja dia emmoh. Kedua si pujaan hati ini tidak pernah mengungkapkan keinginannya pada  temanku, malah dia lebih senang mengungkapkan keinginannya pada teman dekat si temanku ini, kurasa ini yang juga bisa membuat temanku patah hati. Ketiga, ketika temanku ingin mengantar pulang si pujaan hati atau menjemputnya selalu saja si pujaan hati berkata tidak usah. Dan ini jarang terjadi apabila teman yang lain yang ingin mengantarnya pulang. Sungguh tragis......
Melihat peristiwa seperti di atas mungkin akan banyak respon yang akan diberikan setiap orang. Ada sebagian orang yang akan menganggapnya sebagai hal yang sepele, ada pula yang menganggapnya sebagai suatu yang sangat urgent dalam suatu hubungan. Tapi bagi diriku sendiri masalah seperti itu adalah masalah yang sepele. Tidak perlu untuk dipikirkan berlarut-larut. Dan seingatku waktu itu ku bilang sama temanku untuk meninggalkan saja si pujaan hatinya. Sebab ini sudah terlalu parah dalam pemikiranku. Bagaimana tidak parah, kita yang notabene adalah sorang kekasihnya tidak pernah mendapatkan tempat yang layak di hatinya, kita tidak lebih dari teman-teman yang lain, bahkan kalau dipikir-pikir sudah tidak ada penghargaan lagi atas diri kita. Sakit memang pabila suatu hubungan harus berakhir dengan cara yang tidak layak. Lalu mau gimana lagi...?
Kurangnya penghargaan akan seseorang biasanya akan berakibat orang-orang tersebut tidak akan/kurang respek terhadap kita, ini berdasarkan buku yang pernah aku baca. Pada umumnya setiap individu suka akan suatu penghargaan, tidak penting sekecil apa penghargaan yang ia terima. Setiap penghargaan yang diterima pasti membawa efek positif bagi setiap orang. Seseorang akan lebih memiliki arti apabila ia merasa dihargai oleh orang lain, dan karena penghargaan ini seseorang akan lebih bersemangat untuk berbuat lebih baik terhadap hidupnya sendiri dan hidup orang lain. Apalagi bila penghargaan itu datang dari orang yang dikasihi, betapa akan lebih membawa dampak  positif bagi kita.
Penghargaan dan rasa dihargai inilah yang tidak ku temui pada temanku. Dia hanya terkungkung pada janji yang ku anggap semu, komitmen yang bisa ku bilang bullsyit, dan tentunya rasa sayang yang hanya pemanis di awal saja. Dia tidak pernah mendapatkan ketentraman hati, jiwanya selalu akan diliputi oleh rasa cemburu dan jika ini dibiarkan berlarut-larut maka yang paling dirugikan adalah si temanku ini. Kulihat raut putus asa diwajahnya kala itu.
Mungkin nasehat yang aku berikan juga tidak akan membuat hatinya tentram, mungkin malah bertambah hancur. Bagaimana tidak hancur, seseorang yang disayang dan dicinta harus kita lepaskan begitu saja hanya karena hal-hal sepele seperti tersebut di atas tadi. Tapi kembali lagi kepada kata penghargaan, kurasa dari tindakan-tindakan kecil tadi sudah tidak ada lagi penghargaan bagi temanku ini, dan bila ini dibiarkan terus menerus maka pasti suatu yang lebih buruk akan terjadi di belakang hari, lebih baik sakit sekarang, toh sakitnya juga tidak akan lama.
Mungkin butuh waktu dan kekuatan lebih untuk temanku ini mengahiri hubungannya dengan si pujaan hati. Ini tentu saja normal, tapi saat itu sempat kubilang pada temanku ini untuk selalu bersabar, jalan masih panjang, dan kuingat saat itu usia kami baru 18 tahun lebih sedikit. Dan masih belum kering dari ingatanku kala itu dia sempat mencoba bunuh diri, sedih rasanya melihat sorang teman  sampai segitunya karena si tetek bengek “cinta”. Dan apa yang terjadi, si pujaan hati tidak juga peduli dengan apa yang menimpa nasib temanku ini, menengok di rumah sakit pun tidak pernah. Jangankan menengok, bertanya kabarpun tidak pernah.
Dari sinilah akhirnya dia mulai sadar bahwa dia tidak boleh tergantung pada si pujaan hati, ya memang kupikir buat apa memikirkan orang yang tidak pernah memikirkan kita. Hanya kerugian dan kemunduran yang akan kita terima.
Beberapa hari yang lalu temanku ini menelponku dan berkata “ boy tanggal 24 november nanti aku nikah.....!!”. senang rasanya melihat teman bahagia, apalagi kekasih barunya lebih pengertian dan lebih dapat menghargai dia lebih dari kekasihnya terdahulu.......

“SABARLAH MAKA KAU AKAN MENANG”
Selamat menempuh hidup yang kan lebih berarti temanku, sahabatku.....
Semoga dilimpahkan atas diri kalian berdua rasa kasih dan saling menghargai......

Kamis, 18 November 2010

Sekilas tentang Sayyid Quthb

Dialah Ulama dan Mujahid yang berani mendobrak hegemoni Sosialisme Mesir. Tumbuh dalam rimba kejahillayahan modern dan bergeming untuk turut andil melestarikannya. Walau kesenangan itu sudah berada di depan matanya. Walaupun tahta sudah siap menampuk tubuhnya. Kursi-kursi dunia itu disediakan untuk Sayyid Quthb asal ia bersedia mengakui bahwa kedaulatan Islam belumlah final. Bahwa sistem buatan manusia adalah jalan suci. Parlementari merupakan paras molek membangun kejayaan hidup. Namun apa kata Sayyid? Ia menolaknya. Baginya, rasa sosialisme, nasionalisme, bahkan demokrasi lebih pahit dari kehinaan dunia: sumir!
Sayyid Quthb menolak menafsirkan kata tauhid hanya sekedar pengakuan lisan bahwa Allah adalah Tuhan. Doktor Syariah dari Darul Ulum ini mempelajari Qur’an lebih mendalam, dan ia menyimpulkan bahwa makna tauhid lebih dari itu. Baginya tauhid sudah satu paket dengan keharusan menjalankan hukum-hukum Allah (baca: tauhid hakimiyyah) dan menolak bergabung dalam barisan oposisi tauhid. Memaknai tauhid dalam dua jurang antara al-haqq dan al-bathil yang coba disatukan adalah barisan absurditas yang sama sekali tidak akan mampu membawa Islam jaya. Meskipun itu demi “maslahat dakwah”. Sekalipun itu memakai “baju” Islam. Sayyid sudah tahu ukuran “baju” apa yang pas baginya, tidak lain adalah pengakuan Allah sebagai satu-satunya Tuhan dan kewajiban untuk mengindahkan pencampuran antara hukum Allah dengan hukum positif (baca: hukum buatan manusia). Untuk menyadarkan saudara-saudaranya, sampai-sampai ia harus menulis satu bab penuh dalam buku Dirosah Islamiyah-nya, “Ambil Islam seluruhnya atau tidak sama sekali!”
Ya Sayyid Quthb, dia bukanlah ikhwan pada umumnya. Ia bukan juga ikhwan yang mudah disetir. Membolak-balik tafsir Qur’an demi tujuan dunia. Duduk satu meja dengan musuh-musuh tuhannya, dan keluar dengan titah bahwa Islam boleh disisipi dengan isme lainnya. Itu sama saja memalukan Umat Nabi Muhammad saw. Baginya, pengalaman meneliti kebobrokan sistem pendidikan dan moral di Amerika sudah memberinya kesimpulan bahwa Islam adalah satu-satunya jalan. Bagi Quthb, produk Undang-undang buatan manusia tidak akan pernah bisa sama sekali mengantarkan manusia ke jalan Tauhidullah. Parlemen adalah ruangan tergelap di dunia, dimana ketika manusia memasukinya, ia akan tersesat dan sulit untuk mencari pintu keluar.
Mesir menjadi murka. Negara dengan cap Musolini rasa Arabia itu, meminta hidup Sayyid segera diakhiri. Apapun resikonya. Sayyid adalah bedebah bagi tirani sekularisme, namun angin semilir dalam bumbu jihadi yang menyejukkan dan mustahil berganti. “Selamat datang kematian di jalan Allah, selamat datang kehidupan abadi” ucap Sayyid dalam detik-detik menjelang syahidnya di tiang gantungan.
Perjalanan Cinta Sayyid Quthb: Jatuh Bangun Menjemput Kasih Sayang Allah
Namun dalam deretan kisah heroik itu Sayyid tumbuh dalam bingkai manusia natural. Pemuda yang memiliki niat untuk menikah memang banyak, tapi menikah dengan cara Islam dan memulai prosesnya lewat jalur tunggal berupa keikhlasan sebagai manifestasi cinta kepada Allah adalah minimum. Cinta menjadi dua sisi mata uang dalam kehidupannya: kesedihan dan ketakwaan. Tapi Sayyid Quthb tetap tegar, sekalipun dirinya mengalami dua kali jatuh cinta dan dua kali patah hati.
Seperti dikutip dari berbagai penulis yang mengambil kisah kehidupan Cinta Sayyid Quthb pada sebuah tesis mengenai dirinya, kisah cinta Quthb berjalan pertama kali saat seorang gadis datang mengetuk pintu hatinya. Dialah gadis pertama yang membangkitkan kerinduan Sayyid untuk menautkan cintanya. Embun cinta itu datang dari desa kelahiran. Namun tiga tahun sejak beliau harus menjauhkan raganya dari gadis pujaan ke Kairo untuk menuntut ilmu agama, gadis tersebut ternyata memilih menyerahkan cintanya kepada orang lain. Sayyid merasa terpukul mendengar berita ini. Tak kuasa menahan sedih, seguk tangis tak terbendung. Sangat dimaklumi bagaimana rasanya merelakan kepergian embun cinta pertama yang pernah mengisi relung jiwanya, yang pernah melambungkan asa dan melejitkan potensi kebaikannya. Cinta pertama memang indah, namun sakitnya menusuk ulu hati hingga menganga.
Embun cinta kedua lahir, menyejukkan dan membangkitkan kembali kerinduaan jiwa Sayyid untuk menautkan cintanya karena kecintaan kepada Allah. Gadis kedua ini berasal dari Kairo. Mengenai gadis ini sang Sayyid pernah menggambarkan bahwa paras gadis ini tidaklah buruk namun gagal untuk dibilang cantik. Nampaknya ada pesona lain yang memikat Sayyid sehingga merindukannya. Mungkin tatapan menyejukkan yang dibawa embun cinta ini. Sayangnya, lagi-lagi takdir tidak bermurah hati dengan cinta sang Sayyid. Di hari pertunangannya, Sayyid seakan disambar petir, pasalnya gadis tersebut sambil menangis menceritakan bahwa Sayyid adalah orang kedua yang hadir dihatinya. Perkataan gadis itu seakan meruntuhkan harapan sang Sayyid untuk mendapatkan gadis yang perawan fisiknya, perawan juga hatinya.
Sayyid akhirnya memutuskan hubungan dengan gadis Kairo tersebut, pergi membawa raganya jauh dari embun cintanya. Raga Sayyid boleh saja menjauh, namun jiwanya ternyata tak mampu melepaskan pesona sang embun cinta. Selanjutnya apa yang terjadi? Sayyid tenggelam dalam penderitaan jiwa yang selalu dibawa atas nama cinta. Kesedihan bercampur kerinduan ternyata lebih menyiksa Sayyid dibanding goresan pedang yang menyayat tubuhnya. Akhirnya Sayyid mengorbankan idealismenya kemudian pergi menjemput dan rujuk kembali dengan gadis pembawa embun cinta tersebut. Namun sayang, kali ini gadis itulah yang menolak cinta sang Sayyid.
Perih bukan main gejolak rasa yang dialami Sayyid. Ada banyak puisi yang lahir dari penderitaan yang dirasakan Sayyid tersebut. Bahkan tercipta roman-roman yang merupakan bayang-bayang romansa cinta tersebut. Inilah peristiwa kedua yang membuat luka batin sang Sayyid. Saat harapannya menggantungkan cinta terputus oleh kekuasaan takdir. Menorehkan luka yang menganga menabur kepedihan.
Namun bukan Sayyid Quthb namanya bila beliau harus hancur gara-gara cintanya yang terhempas takdir. Dengan kebesaran hati dan sikap husnudzon terhadap takdir Allah, tanpa menafikkan kesedihan yang melanda hatinya, beliau berujar kepada sang Pemilik takdir “Apakah dunia tidak menyediakan gadis impianku? Ataukah pernikahan tidak sesuai dengan kondisiku?”. Saat cinta yang dirindu tak kunjung menerimanya, maka beliau menggantungkan seluruh cintanya pada Dzat yang selalu mencintainya, yang cintanya tidak akan pernah terputus, yang cintanya kekal abadi. Cintanya Allah. Ya, Allah. KepadaNyalah beliau menumpah ruahkan seluruh cinta dan mimpi-mimpinya yang tertolak takdir, sambil berlari menjemput takdirnya yang lain.
Yang luar biasa adalah, Asy-Syahid sadar dirinya berada dalam realitas. Bukan dalam dunia ideal yang melulu posesif, indah dan tanpa aral. Kalau cinta tak mau menerimanya, biarlah ia mencari energi lain yang lebih hebat dari cinta. Ternyata energi tidak jauh-jauh dari kehidupannya, Allah lah Energi yang kemudian membawanya ke penjara selama 15 tahun. Dan di penjara itulah beliau dengan gemilang berhasil menulis tafsir Fi Dzhilalil Qur’an dengan cinta. Sebelum akhirnya harus meregang nyawa di tiang gantungan. Sendiri! Dengan cinta yang sudah tertumpah ruah semua untuk Rabbnya, hanya kepada Rabbnya.
Bahkan dalam novel Duri Dalam Jiwa yang ditulis Sayyid pada tahun 1947 sebelum Sayyid Quthb bergabung dalam gerakan Ikhwanul Muslimin. Sayyid sukses menunjukkan kepiawaiannya dalam mengolah kata dan menyajikan konflik yang pekat dengan empati, melibatkan ilmu jiwa dan penghayatan mendalam. sulit untuk berhenti sejenak membacanya karena takut kehilangan feel yang telah didapat. Dalam novel ini kita diajak untuk merasai lika-liku perasaan manusia dalam mengolah suatu rasa yang disebut cinta, cinta antar manusia. Kita diajak menyelami dalamnya cinta dan kebodohan sekaligus tarikan magnetisnya. Kita diajar untuk menjadi pecinta sejati yang tidak takut untuk berproses mengubah rasa tidak suka menjadi rasa suka, benci menjadi cinta.
"...Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah Maha Mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui." (QS. Al-Baqarah [2] : 216)
Begitu dalam dan lembutnya Sayyid Quthb dalam bermain kata, pembaca mungkin memerlukan pikiran jernih untuk menangkap pangkal konflik. Mengutip dari pengantar dalam buku ini, di dalam novel ini, Sayyid Quthb secara halus dan lembut mengisyaratkan betapa pentingnya arti keperawanan seorang gadis, karena begitu hal ini diragukan maka persoalan pelik pun akan muncul. Ada perasaan terhina dan luka hati bagai tertusuk duri dan dapat menjadi beban sepanjang hidup.
Membaca buku ini menjadi suatu kenikmatan tersendiri. Begitu banyak hikmah implisit dalam tiap lika-liku perasaan para tokoh yang dihadirkan: cinta, kejujuran, ketulusan, pengorbanan, kepasrahan, dan keberanian.
Problematika Cinta: Sebuah Refleksi
Kita mungkin pernah sama-sama merasakan layaknya seperti Sayyid Quthb bahwa ada suatu fase dalam hidup kita saat dimana pikiran, hati, kaki, tangan, dan jiwa kita disinggahi oleh cinta. Bahkan kita juga sempat mencicipi bagaimana segala kebahagiaan hidup ditentukan dari kesuksesan cinta dalam balutan standar manusia. Pada konten ini kemudian cinta berubah menjadi sayembara yang kerap melontarkan kata-kata penjara jiwa seperti “Hidup kita hancur tanpa keberhasilan menaklukan cinta”. Sedangkan, remaja kerap berkata, “Jika mempunyai kekasih, belajar rasanya akan lebih termotivasi”. Malah bisa jadi ada sumpah serapah yang terlontar kepada laki-laki atau perempuan yang telah mengkhianati cinta kita. Ikhwatifillah, tanpa disadari ternyata kita sudah meletakkan sesuatu yang pasti kepada manusia yang lemah, individu yang justru tak tahu masa depan itu sendiri!
Ketika kita mulai menjajakan cinta dan menggantungkan harapan cinta itu kepada manusia, yakinlah ikhwah, yang ada hanyalah kekecewaan, karena kemampuan manusia sangatlah terbatas. Ia tidak bisa memastikan, lebih-lebih menjadi penentu takdir kita. Padahal manusia tetaplah manusia dengan segala kelemahannya. Adagium, sepandai-padaninya tupai melompat akhirnya jatuh juga bukan sekedar pepatah dalam rangka mengingatkan ikhtiar manusia, karena pada kenyataannya, Allah telah menggariskan kemampuan manusia jauh sebelum adagium itu hadir. “Dan manusia diciptakan dalam keadaan lemah.” (QS. An-Nisa [4] : 28).
“Allah telah menciptakan kalian lemah, kemudian menjadi kuat, lalu setelah kuat kalian menjadi lemah dan tua.” (QS. Rum [30] : 54).
Bahkan pada momentum ayat yang lainnya, Allah dengan terang-terangan mengidentifikasikan manusia dalam keadaan yang begitu rentan terhadap hati. Dalam surah ke 70 ayat 19, Allah berfirman: “Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir”,
Tidak berakhir di situ, kemudian Allahpun menjelaskan lagi perihal makhluk hidup yang akan membuat kita terangsang untuk lekas mengintropeksi diri, muhasabah, dan kembali kepada khittah kehidupan cinta, yakni firman yang berbunyi selang dua ayat berikutnya, “dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir”.
Ada banyak varian dari timbulnya problematika cinta, salah satunya bagaimana kita salah mengelola qalbu dalam cinta. Qolbu adalah wilayah yang urgen dalam kehidupan, hingga Rasulullah saw pernah mengeluarkan hadisnya yang menyentuh,
“Ketahuilah sesungguh dalam jasad ada segumpal darah. Jika ia baik seluruh jasad akan baik pula. Jika ia rusak maka seluruh jasad akan rusak. Ketahuilah bahwa itu adalah qalbu.”
Banyaknya manusia yang terpuruk dalam cinta dan dikuasai hawa nafsu tak lepas karena kita telah menggantungkah harapan kepada selain Allah. Merasa diri sombong dengan meletakkan ayat-ayat ilahi sebagai prioritas kedua dalam mengatasi permasalahan kita.
Salah Satu Kunci Kenyamanan Hidup Dimulai Dari Bagaimana Kita Mampu Membangun Suasana Hati
Saudaraku, belajar dari kisah cinta Sayyid Quthb, percayalah bahwa hati yang cemas, kikir, gelisah, kotor, dan merasa lelah menjalani hidup, dikarenakan kita sudah meletakkan standar-standar duniawi sebagai syarat kebahagiaan hakiki. Kita rela menyiksa hidup dengan syarat-syarat wahn yang sebenarnya tak bisa kita lakukan. Kalau kita mau jujur, kesemua itu malah jauh dari sumber kebahagiaan yang sebenarnya, yakni ketenangan hati untuk bagaimana kita selalu berusaha dekat dengan Allah.
Saudaraku, Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullahu pernah berkata bahwa “Tidak sempurna keselamatan qalbu seorang hamba melainkan setelah selamat dari lima perkara: syirik yang menentang tauhid bid’ah yang menyelisihi As-Sunnah, syahwat yang menyelisihi perintah kelalaian yang menyelisihi dzikir dan hawa nafsu yang menyelisihi ikhlas.”Hamba yang memiliki qalbun salim akan selalu mengutamakan kehidupan akhirat daripada kehidupan dunia yang mana Allah Subhanahu wa Ta’ala telah mempersiapkan tempat di surga.
Saudaraku, salah satu kunci kenyamanan hidup dimulai dari bagaimana kita mampu membangun suasana hati. Jika hati kita ikhlash dan bersih dengan penuh ketawadhuan, sesuatu yang kita pandang hina jadi sedemikian mulia, yang tadinya kita pandang kurang ternyata teramat cukup, sesuatu yang kita lihat kecil dan tak berdaya berubah jadi sangat besar dan penuh makna, dan apa yang kita lihat sedikit, ternyata terlampau banyak. Dan itu di mulai dari bagaimana kita hanya bergantung kepada Allah dan menjadi Allah sebagai satu-satunya zat yang mampu membuat kita bangkit setelah terjatuh.
Sekarang pertanyaannya apakah kita mau melepaskan segala ukuran ideal kehidupan kita, kesombongan kita atas pilihan yang jauh dari genggaman kesanggupan kita. Kini, apakah kita juga rela berhenti sejenak melepas atribut keduniawian kita untuk menghadap one by one dengan Allah dengan berkata jujur di depan SinggasanaNya. Jika kita berani, rasakanlah ada aliran kesejukan dan ketenangan yang sebelumnya tidak kita rasakan. Ia menentramkan. Ia pun mampu merubah paradigma kita tentang cinta, hidup, dunia, ujian, dan sebagainya sama sepertia yang Sayyid Quthb rasakan. Jika kita masih bergeming, yakinlah sebenarnya itu kembali kepada diri kita pribadi.
“Maka apabila hari kiamat telah datang. Pada hari ketika manusia teringat akan apa yang telah dikerjakannya. Dan diperlihatkan neraka dengan jelas kepada tiap orang yang melihat. Adapun orang yang melampaui batas dan lebih mengutamakan kehidupan dunia maka sesungguh nerakalah tempat tinggalnya. Dan adapun orang yang takut kepada kebesaran Rabb dan menahan diri dari keinginan hawa nafsu maka sesungguh surgalah tempat tinggalnya.” (QS. An-Naziat [79] : 34-42)http://www.eramuslim.com/oase-iman/antara-allah-wanita-dan-bagaimana-kita-memahami-realitas.htm